Apa Itu Metodologi Penelitian Kuantitatif?

Definisi Penelitian Kuantitatif 

Penelitian kuantitatif adalah suatu proses menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat menganalisis keterangan mengenai apa yang ingin diketahui.


Pengertian Penelitian Kuantitatif Menurut Ahli


1. Kasiran

Salah satunya menurut Kasiran, yang mengartikan bahwa penelitian kuantitatif adalah upaya seorang peneliti menemukan pengetahuan menyuguhkan data dalam bentuk angka. Angka-angka yang diperoleh inilah yang digunakan untuk melakukan analisa keterangan. Dalam bahasa lebih sederhana lagi, penelitian kuantitatif adalah penelitian ilmiah yang disusun secara tersistematis terhadap bagian-bagian dan mencoba untuk menemukan kausalitas untuk mengetahui keterkaitan. 

2. Creswell

Menurut Creswell, pengertian kuantitatif sebagai upaya menyelidiki masalah. Dimana masalah tersebutlah yang mendasari peneliti mengambil data, menentukan variable dan yang kemudian diukur dengan angka agar bisa dilakukan analisa sesuai dengan prosedur statistic yang berlaku. Adapun tujuan dari melakukan penelitian kuantitatif, tidak lain membantu dalam mengambil kesimpulan atau membantu dalam menggeneralisasi prediktif teori yang tepat. 

3. Punch

Pengertian kuantitatif menurut Punch mengartikan sebagai penelitian berdasarkan pengalaman empiris yang mengumpulkan data-data berbentuk angka yang dapat dihitung dan berbentuk numeric. Lain lagi dengan pendapat Nana Sudjana dan Ibrahim, yang mengartikan sebagai penelitian yang didasari pada asumsi. Dimana penelitian juga menentukan variabel yang akan dilakukan analisis menggunakan metode penelitian yang valid. 

4. Beryman

Beryman mendefinisikan penelitian kuantitatif adalah penelitian yang melibatkan teori, desain, hipotesis dan menentukan subjek. Kemudian didukung dengan pengumpulan data, pemprosesan data dan menganalisa data sebelum dilakukan penulisan kesimpulan. Lain lagi dengan Suriasumantri yang mendefinisikan penelitian kuantitatif sebagai kajian pemikiran yang bersifat ilmiah, yang mana penelitian ini menggunakan proses logico hypothettico.

Membicarakan definisi penelitian kuantitatif, memang ada banyak sekali penjabarannya. Salah satunya pendapat Kasiran, yang mendefinisikan sebagai proses menemukan pengetahuan berdasarkan data yang bersifat numeric atau angka. Barangkali ada yang bertanya-tanya, bentuk dari penelitian ini bersifat deskriptif, asosiatif dan korelasi. 

Tujuan Penelitian Kuantitatif

Berdasarkan dari perspektif tujuannya, penelitian kuantitatif memiliki beberapa poin. Diantaranya bertujuan untuk mengembangkan model matematis, dimana penelitian ini tidak sekedar menggunakan teori yang diambil dari kajian literatur atau teori saja, tetapi juga penting sekali untuk membangun hipotesis yang memiliki keterhubungan dengan fenomena alam yang akan diteliti. 

Jadi penelitian kuantitatif ini memiliki tujuan penting dalam melakukan pengukuran. Bagaimanapun juga, pengukuran sebagai pusat penelitian, karena dari hasil pengukuran akan membantu dalam melihat hubungan yang fundamental antara pengamatan empiris dengan hasil data secara kuantitatif. 

Adapun tujuan lain, yaitu membantu dalam menentukan hubungan antar variabel dalam sebuah populasi. Termasuk pula membantu dalam menentukan desain penelitian. Membicarakan desain penelitian kuantitatif, memiliki dua bentuk, yaitu studi deskriptif dan studi eksperimental.

Dikatakan penelitian studi deskriptif apabila peneliti hanya melakukan uji relasi antar variabel hanya sekali saja. Sedangkan yang dimaksud dengan penelitian studi eksperimen apabila peneliti melakukan pengukuran antar variabel dilakukan sebelum dan sesudah penelitian. Jadi, pengukuran sebelum dan sesudah ini tidak lain dilakukan untuk mengetahui sebab akibat. Dapat pula digunakan untuk mengetahui fenomena apa saja yang dilakukan penelitian. 

Karakteristik Penelitian Kuantitatif

Setelah mengetahui pengertian penelitian kuantitatif menurut para ahli dan tujuannya, ada satu poin penting yang tidak boleh diabaikan dalam melakukan penelitian kuantitatif.

Barangkali Anda sering merasa kebingungan cara menandai secara spesifik dari penelitian satu ini. Tenang, selama Anda bisa mengetahui karakteristiknya, dijamin Anda lebih memahami dan lebih mudah dalam menjalankan penelitian kuantitatif. 

Jadi berdasarkan karakteristiknya, penelitian kuantitatif memiliki beberapa poin. Diantaranya penelitian kuantitatif dalam menyorot masalah, lebih ke masalah khusus yang dijadikan sebagai fokus penelitian. Karakteristik yang lain, hadir untuk menjawab permasalahan khusus yang diangkat penulis dengan cara penelitian. 

Karakteristik penelitian kuantitatif yang penting, penelitian ini tidak berorientasi pada hasil. Melainkan berorientasi pada proses. Adapun hal yang diteliti lebih memfokuskan pada meneliti sesuatu yang bersifat unik namun tetap mengunggulkan latar penelitian secara ilmiah. 

Adapun karakteristik yang lain, jadi si peneliti sebagai instrumen dasar dalam pengumpulan data. Kemudian terkait dengan rancangan penelitian yang digunakan, bersifat sementara. Penelitian kuantitatif dilakukan dengan cara pengamatan, wawancara atau bisa juga menggunakan teknik analisis data. 

Dari hasil penelitian dari penelitian kuantitatif hasil data bersifat kualitatif, terkait dengan analisis data dilakukan secara induktif. Nah, menariknya, pada penelitian ini tidak menggunakan konsep sampel serta tidak mengajukan hipotesis sebelumnya. 

Adapun karakteristik yang tidak kalah penting dari penelitian kuantitatif, yaitu hasil harus berkredibilitas, auditabilitas, transferabilitas dan konfirmabilitas yang mana keabsahan data dapat dilihat. Terkait dengan teori dapat menggunakan grounded theorydan untuk analisis data dapat menggunakan pelaporan secara deskriptif. 

Jenis-jenis Penelitian Kuantitatif

Buat peneliti pemula, pasti masih bingung apa saja sih jenis-jenis penelitian kuantitatif? Sebenarnya ada beberapa jenis metode penelitian kuantitatif. Diantaranya sebagai berikut. 

1. Metode Komparatif

Jenis metode komparatif adalah jenis penelitian yang diperuntukan mengetahui perbedaan variable yang diteliti.

Dimana penelitian ini tidak mengharapkan kemampuan manipulative, agar data yang dihasilkan benar-benar objektif dan akurat.

Dengan kata lain, metode komparatif dilakukan sealami mungkin, sehingga hasil dari analisa dari hasil perbedaan variable yang diteliti terlihat jelas. 

2. Metode deskriptif

Seperti yang disinggung sebelumnya, bahwasanya metode deskriptif adalah metode penelitian yang menyampaikan fakta dengan cara mendeskripsikan dari apa yang dilihat, diperoleh dan yang dirasakan.

Dalam bahasa jurnalistik, peneliti cukup menuliskan atau melaporkan hasil laporan pandangan mata mereka. Dimana penulis cukup menggambarkan subjek objek yang sedang diteliti tanpa rekayasa atau semacamnya. 

3. Metode Korelasi

Jenis penelitian kuantitatif yang lain adalah metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dua atau lebih hasil penelitian. Metode ini lebih tepat digunakan untuk membandingkan persamaan ataupun perbedaan agar hasil penelitian lebih spesifik dan jelas. Metode penelitian ini lebih tepat dan cocok digunakan untuk penelitian yang mengetahui titik tolak penelitian yang sudah jelas. 

Setidaknya sebelum melakukan penelitian, Anda bisa menilik terlebih dahulu, jenis penelitian yang diambil, dan lebih tepat menggunakan metode apa dari ketiga di atas. 

Sumber:

https://penerbitdeepublish.com/hipotesis-penelitian/
https://www.statistikian.com/2012/10/hipotesis.html





 

Komentar